UNY Matangkan Mutu Pendidikan Profesi Dokter melalui Asesmen Lapangan

.

Yogyakarta – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus memperkuat komitmen dalam menjamin dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan kedokteran. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Pendidikan Profesi Dokter yang berlangsung pada 16 s.d. 20 September 2026. Asesmen Lapangan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi eksternal untuk mencermati secara langsung kesiapan, penyelenggaraan, serta sistem penjaminan mutu Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran UNY. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi UNY untuk menunjukkan komitmen dalam membangun pendidikan kedokteran yang berkualitas, relevan, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan asesmen menghadirkan lima asesor dari berbagai perguruan tinggi, yaitu Prof. dr. Mariatul Fadilah, MARS., Ph.D., Sp.KKLP (K-COPC) dari Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. dr. Elmeida Effendy, M.Ked., Sp.KJ (K) dari Universitas Sumatera Utara, dr. Bagus Putu Putra Suryana, Sp.PD, K-R, FINASIM dari Universitas Brawijaya, Dr. dr. Veronika Ika Budiastuti, M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret, serta Prof. Dr. dr. Yeva Rosana, MS, Sp.MK (K) dari Universitas Indonesia. Upacara pembukaan secara langsung disambut oleh Rektor UNY Bapak Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. AIFO di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Rektorat Lantai 2 Sayap Selatan.

Dalam proses asesmen, tim asesor mencermati berbagai aspek penyelenggaraan program studi yang meliputi visi, misi, dan tujuan; kurikulum; sistem penilaian; mahasiswa; dosen dan tenaga kependidikan; penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; sarana, prasarana, dan keuangan; penjaminan mutu; serta tata kelola dan administrasi.

Program Studi Pendidikan Profesi Dokter UNY merupakan program studi yang relatif baru dan saat ini masih berada pada tahap awal pengembangan. Berdasarkan data dukung asesmen, program studi memiliki 121 mahasiswa aktif pada tahun akademik yang menjadi acuan data. Program studi juga didukung oleh sumber daya dosen yang berasal dari berbagai bidang keilmuan kedokteran dan kesehatan.

Salah satu kekuatan yang menjadi bagian penting dalam pengembangan program studi adalah keunggulan Kedokteran Olahraga yang dirancang selaras dengan kekuatan institusional UNY di bidang keolahragaan. Keunggulan tersebut telah diintegrasikan ke dalam kurikulum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun karakteristik khas pendidikan kedokteran di UNY.

Dari sisi kurikulum, Program Studi Pendidikan Profesi Dokter UNY menerapkan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dengan prinsip constructive alignment yang menghubungkan capaian pembelajaran lulusan, capaian pembelajaran mata kuliah, metode pembelajaran, dan sistem penilaian. Kurikulum juga mengacu pada standar internasional World Federation for Medical Education (WFME), standar nasional, serta masukan dari institusi pendamping dan pakar pendidikan kedokteran.

Sistem penilaian menjadi aspek lain yang mendapatkan perhatian. Program studi telah menerapkan berbagai metode penilaian formatif dan sumatif, antara lain Computer Based Test (CBT), Objective Structured Clinical Examination (OSCE), SOCA, tutorial Problem Based Learning (PBL), praktikum, dan penugasan. Sistem tersebut dilengkapi dengan blueprint penilaian dan mekanisme evaluasi secara berkala.

Sementara itu, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terus dilakukan melalui roadmap yang diarahkan pada tiga fokus utama, yakni inovasi keolahragaan dan kesehatan, kedokteran dasar dan klinis, serta kesehatan masyarakat. Data dukung menunjukkan peningkatan jumlah penelitian dosen dari 15 judul pada 2024 menjadi 32 judul pada 2025.

Dari aspek sarana dan prasarana, FK UNY telah memiliki tujuh laboratorium utama dan 12 ruang skills lab yang dilengkapi berbagai peralatan pendukung pembelajaran dan penelitian. Perpustakaan UNY juga menyediakan akses terhadap berbagai basis data ilmiah internasional dan repositori nasional.

Komitmen terhadap penjaminan mutu menjadi bagian integral dalam pengembangan program studi. Siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dijalankan melalui kalender mutu tahunan, dilengkapi dengan Audit Mutu Internal (AMI), survei kepuasan, Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), serta tindak lanjut hasil evaluasi. Pendekatan Root Cause Analysis juga digunakan untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan menyusun tindak lanjut yang terukur.

Direktorat Penjaminan Mutu UNY turut memberikan dukungan dalam pelaksanaan asesmen. Sementara itu, jajaran pimpinan universitas dan fakultas, pengelola penjaminan mutu, serta tim pengelola program studi turut terlibat dalam rangkaian asesmen. Melalui Asesmen Lapangan ini, UNY memperoleh kesempatan untuk melakukan pencermatan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan profesi dokter. Masukan dan hasil asesmen diharapkan dapat menjadi pijakan penting bagi penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta penyempurnaan sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan.

Bagi UNY, pengembangan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter bukan hanya diarahkan pada pemenuhan standar akreditasi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem pendidikan kedokteran yang mampu menghasilkan lulusan profesional, berintegritas, adaptif, dan memiliki keunggulan di bidang kedokteran olahraga serta promosi dan prevensi kesehatan.

Dengan dukungan seluruh sivitas akademika dan penguatan sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan, UNY terus melangkah membangun pendidikan kedokteran yang bermutu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.