Asesmen Lapangan S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Perkuat Komitmen UNY Menjaga Mutu Akademik Pascasarjana

.

Yogyakarta – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Direktorat Penjaminan Mutu (DPM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Magister (S2) Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK). Kegiatan pembukaan AL yang berlangsung pada tanggal 23 Juli 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Rektorat UNY Lantai 2 Sayap Selatan ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian akreditasi program studi guna memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan.

Asesmen Lapangan menghadirkan dua Asesor berpengalaman, yaitu Prof. Dr. Ir. Asep Yudi Permana, M.Des. dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Prof. Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang. Pembukaan asesmen dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, M.Pd., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi Prof. Soni Nopembri, S.Pd., M.Pd., Ph.D., Direktur Direktorat Penjaminan Mutu Prof. Dr. Lia Yuliana, S.Pd., M.Pd., Direktur Sekolah Pascasarjana Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes., AIFO, beserta pimpinan Direktorat Penjaminan Mutu, Unit Penjaminan Mutu Sekolah Pascasarjana, dan Task Force Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan.

Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan saat ini telah memperoleh peringkat akreditasi Unggul, dengan jumlah mahasiswa aktif sebanyak 123 mahasiswa, rata-rata IPK lulusan 3,87, serta rata-rata masa studi 1,50 tahun. Capaian tersebut mencerminkan keberhasilan program studi dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas yang mampu menghasilkan lulusan berprestasi dan kompetitif.

Dari sisi sumber daya manusia, Program Studi didukung oleh 9 Dosen Tetap Program Studi (DTPS) yang seluruhnya telah berkualifikasi doktor, dengan komposisi enam Guru Besar, dua Lektor Kepala, dan satu Lektor. Kekuatan sumber daya manusia ini menjadi modal utama dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, baik pada bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Dalam pemaparan selama asesmen, Program Studi S2 PTK juga menampilkan berbagai capaian unggulan yang menjadi kekuatan utama. Implementasi tata kelola berbasis Good University Governance didukung oleh jejaring 291 kerja sama aktif, termasuk 41 kerja sama internasional pada bidang tridarma. Di bidang akademik, kurikulum telah sepenuhnya mengadopsi pendekatan Outcome Based Education (OBE) sesuai KKNI Level 8 dengan capaian IPK lulusan yang stabil pada angka 3,87 serta tingkat kelulusan tepat waktu yang melampaui standar mutu.

Produktivitas penelitian dosen juga menunjukkan performa yang sangat baik. Dalam kurun tiga tahun terakhir, dosen menghasilkan 75 judul penelitian dengan keterlibatan mahasiswa mencapai 100 persen, serta menghasilkan 80 publikasi internasional bereputasi yang terindeks Scopus maupun Web of Science. Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, sebanyak 52 kegiatan telah dilaksanakan dengan berbagai skema pendanaan, termasuk kerja sama internasional yang memperkuat hilirisasi hasil riset kepada masyarakat.

Komitmen terhadap budaya mutu juga tercermin dari hasil tracer study yang menunjukkan 88,57 persen lulusan memperoleh pekerjaan yang relevan dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus. Selain itu, tingkat kepuasan pengguna lulusan berada pada kategori Sangat Baik, terutama pada aspek etika, kompetensi bidang ilmu, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.

Melalui analisis SWOT, Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan menempatkan dirinya pada fase ekspansi global dengan fondasi sumber daya manusia yang kuat, kurikulum adaptif, serta kepuasan mahasiswa dan pengguna lulusan yang tinggi. Ke depan, program studi menargetkan percepatan hilirisasi hasil penelitian, peningkatan kolaborasi internasional, modernisasi fasilitas laboratorium, penguatan kompetensi bahasa Inggris lulusan, serta optimalisasi sistem pemantauan studi berbasis digital untuk meningkatkan kualitas layanan akademik secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Asesmen Lapangan ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses penilaian akreditasi, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan penguatan budaya mutu di lingkungan Universitas Negeri Yogyakarta. Dengan dukungan seluruh sivitas akademika, Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan optimistis mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sesuai standar nasional maupun internasional.