Email : ditpenjamu@uny.ac.id
DPM UNY Terima Kunjungan Universitas Negeri Semarang dalam rangka Persiapan Akreditasi Perguruan Tinggi

Yogyakarta, 12 Mei 2026 – Direktorat Penjaminan Mutu (DPM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Negeri Semarang pada hari ini sebagai bagian dari penguatan jejaring kolaborasi antar perguruan tinggi dalam bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka persiapan reakreditasi institusi serta penguatan sistem penjaminan mutu internal di lingkungan Universitas Negeri Semarang. Melalui kegiatan benchmarking tersebut, UNNES melakukan kajian pembandingan terhadap strategi, kebijakan, dan praktik terbaik yang diterapkan UNY dalam menghadapi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT).
Dalam sambutannya, perwakilan Direktorat Penjaminan Mutu UNY, Bapak Syukrul Hamdi (Staf Ahli di DPM) mewakili ibu Direktur DPM menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan UNNES kepada UNY sebagai institusi rujukan praktik baik penjaminan mutu. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi forum berbagi pengalaman, strategi, dan inovasi dalam pengelolaan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan yang berlangsung secara interaktif tersebut, tim dari Kantor Penjaminan Mutu Universitas Negeri Semarang yang hadir yaitu Bapak Andriyan Setyadharma (Sekretaris Kantor Penjaminan Mutu) dan Bapak Eram Tunggul Pawenang (Kepala Pusat Pengembangan Sistem Analisis dan Penjaminan Mutu) melakukan diskusi mendalam dan membahas mengenai aspek penting terkait persiapan Akreditasi Perguruan Tinggi, antara lain penyusunan dokumen evaluasi diri, pengelolaan data dan eviden pendukung, strategi pemenuhan indikator akreditasi, hingga inovasi dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Selain itu, pertemuan juga menjadi sarana memperkuat kerja sama dan sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan benchmarking ini, diharapkan tercipta pertukaran wawasan dan pengalaman yang konstruktif sehingga mampu mendukung peningkatan mutu kelembagaan serta pencapaian hasil akreditasi yang optimal bagi kedua institusi. (Tutik)
