DPM UNY Dampingi UNIMUDA Sorong dan UMP Menyiapkan Narasumber Internal PEKERTI-AA

.

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Direktorat Penjaminan Mutu (DPM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan Pembukaan Program Pelatihan Calon Narasumber (Training of Trainers/ToT) PEKERTI-AA bagi dosen Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Selasa (23/6) ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi pedagogik dosen sekaligus penyiapan narasumber internal PEKERTI-AA di kedua perguruan tinggi mitra. Program ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas 20 dosen dari UNIMUDA Sorong dan 10 dosen dari UMP.

Dalam laporannya, Direktur DPM UNY, Prof. Dr. Lia Yuliana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penguatan kompetensi dosen merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Melalui Program PEKERTI dan Applied Approach (AA), dosen didorong untuk terus mengembangkan kompetensi pedagogiknya sebagai fondasi dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas. Sejalan dengan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 dan Keputusan Dirjen Dikti Nomor 53/B/KPT/2025, pelatihan PEKERTI dan AA kini menjadi bagian penting dalam pengembangan karier akademik dan sertifikasi dosen.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi UNY, Prof. Soni Nopembri, S.Pd., M.Pd., Ph.D., yang mewakili Rektor UNY sekaligus membuka kegiatan, menegaskan bahwa dosen perlu terus memperbarui kompetensinya agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, transformasi digital, dan berbagai bentuk disrupsi yang terjadi di dunia pendidikan tinggi. Menurutnya, perkembangan kecerdasan artifisial dan perubahan karakteristik pembelajar menuntut dosen untuk tidak berhenti belajar serta terus mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Program ToT PEKERTI-AA ini dirancang untuk menyiapkan narasumber internal yang kompeten sehingga pelaksanaan PEKERTI-AA di UNIMUDA Sorong dan UMP dapat berlangsung secara mandiri dan berkelanjutan. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti sembilan mata latih yang mencakup isu-isu PEKERTI dan AA, paradigma pembelajaran di perguruan tinggi, manajemen kelas, teori belajar dan motivasi, inovasi pembelajaran dan pengembangan bahan ajar, prinsip-prinsip asesmen dan evaluasi, pembelajaran aktif, serta praktik melatih.

Melalui kegiatan ini, DPM UNY berharap lahir narasumber-narasumber PEKERTI-AA yang kompeten dan berkomitmen dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran di perguruan tinggi. Selain memperkuat kapasitas dosen, program ini juga menjadi wujud kolaborasi antarlembaga dalam membangun budaya mutu dan pengembangan profesional dosen secara berkelanjutan.