Program Studi S2 Pendidikan Teknik Mesin UNY Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK, Perkuat Komitmen Menjaga Mutu Menuju Keunggulan Berkelanjutan

.

Yogyakarta – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Magister (S2) Pendidikan Teknik Mesin. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat-Sabtu, 3-4 Juli 2026, pembukaan bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Rektorat UNY Lantai 2 Sayap Selatan, sebagai bagian dari proses akreditasi yang bertujuan memastikan pemenuhan standar mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Asesmen Lapangan dilaksanakan oleh dua asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), yaitu Dr. Drs. Riyadi, S.T., M.T. dari Universitas Negeri Jakarta dan Prof. Dr. Fiskia Rera Baharuddin, S.T., M.T. dari Universitas Negeri Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Universitas, Fakultas, dan Direktorat Penjaminan Mutu, di antaranya Wakil Rektor Bidang Keuangan, Direktur Direktorat Penjaminan Mutu, Dekan Fakultas Teknik beserta jajaran pimpinan fakultas, Ketua dan Sekretaris Unit Penjaminan Mutu Fakultas Teknik, pimpinan Departemen Pendidikan Teknik Mesin, Koordinator Program Studi S2 Pendidikan Teknik Mesin, serta tim taskforce akreditasi yang telah mempersiapkan berbagai dokumen pendukung asesmen.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Keuangan UNY Bapak Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo, S.T., M.Pd. menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian penting dari budaya mutu yang terus dikembangkan di lingkungan universitas. Proses ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi terhadap pemenuhan standar akreditasi, tetapi juga momentum untuk memperoleh berbagai masukan strategis dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Program Studi S2 Pendidikan Teknik Mesin saat ini telah memperoleh peringkat Akreditasi Unggul dengan jumlah mahasiswa aktif sebanyak 52 mahasiswa. Kinerja akademik program studi juga menunjukkan capaian yang sangat baik, ditandai dengan IPK rata-rata lulusan sebesar 3,77 serta masa studi rata-rata 1,5 tahun, yang mencerminkan efektivitas penyelenggaraan proses pendidikan dan pembimbingan akademik.

Keunggulan Program Studi S2 Pendidikan Teknik Mesin juga didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang sangat kompetitif. Program studi memiliki 9 Dosen Tetap Program Studi (DTPS), seluruhnya telah berkualifikasi doktor dan memiliki sertifikat pendidik. Dari jumlah tersebut, lima dosen telah menduduki jabatan akademik Guru Besar dan tiga dosen berjabatan Lektor Kepala. Kondisi ini menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing global.

Selama asesmen berlangsung, tim asesor melakukan verifikasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, meliputi visi, misi, tujuan, dan strategi; tata pamong dan tata kelola; kemahasiswaan; sumber daya manusia; keuangan, sarana, dan prasarana; pendidikan; penelitian; pengabdian kepada masyarakat; hingga sistem penjaminan mutu. Verifikasi dilakukan melalui telaah dokumen, diskusi dengan pimpinan universitas dan fakultas, serta konfirmasi terhadap implementasi berbagai indikator kinerja yang telah dituangkan dalam Laporan Evaluasi Diri (LED).

Berdasarkan data yang dipaparkan, Program Studi S2 Pendidikan Teknik Mesin menunjukkan berbagai capaian strategis. Implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) telah berjalan secara optimal sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 8. Di bidang penelitian, produktivitas dosen mengalami peningkatan yang signifikan dengan puluhan publikasi internasional bereputasi yang terindeks Scopus maupun Web of Science, disertai keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai penelitian dosen. Selain itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga terus berkembang melalui berbagai program pemberdayaan guru SMK, masyarakat, serta pelaku usaha berbasis penerapan teknologi tepat guna.

Analisis SWOT yang dipaparkan dalam asesmen menunjukkan bahwa Program Studi S2 Pendidikan Teknik Mesin memiliki posisi strategis yang kuat untuk terus berkembang menuju penguatan reputasi internasional. Berbagai kekuatan, seperti kualitas dosen, implementasi kurikulum OBE, kepuasan mahasiswa dan pengguna lulusan, serta dukungan status UNY sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), menjadi modal utama dalam memperluas jejaring kerja sama global, meningkatkan hilirisasi hasil penelitian, serta memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan ini, Universitas Negeri Yogyakarta berharap Program Studi S2 Pendidikan Teknik Mesin mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian mutu yang telah diraih. Masukan dan rekomendasi dari tim asesor akan menjadi dasar penyempurnaan berkelanjutan dalam pengembangan program studi sehingga semakin mampu menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia kerja.

Pelaksanaan Asesmen Lapangan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam membangun budaya mutu yang berkesinambungan sebagai fondasi utama mewujudkan universitas berkelas dunia yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, industri, dan pembangunan bangsa.