Email : ditpenjamu@uny.ac.id
Perkuat Kesiapan Akreditasi Internasional, UNY Gelar Simulasi ke-2 Site Visit ACQUIN

.
Yogyakarta, 29-30 Januari 2026 — Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Direktorat Penjaminan Mutu (DPM) menyelenggarakan Simulasi ke-2 Site Visit Akreditasi Internasional ACQUIN sebagai bagian dari persiapan asesmen lapangan (AL) Akreditasi Internasional dari Lembaga pengakreditasi ACQUIN yang akan dilaksanakan pada tanggal 4-5 Februari 2026. Kegiatan Simulasi ke-2 Site Visit Akreditasi Internasional ACQUIN dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh pimpinan Fakultas, Program Studi, mahasiswa, alumni, staf administrasi, serta unit pendukung terkait.
Simulasi ke-2 ini menjadi langkah strategis untuk menindaklanjuti evaluasi pada simulasi pertama yang dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2026. Masih ditemukannya beberapa kendala teknis dan praktis pada simulasi sebelumnya. Oleh karena itu, simulasi ke-2 ini diharapkan dapat semakin memantapkan kesiapan seluruh tim dalam menghadapi asesmen lapangan yang dijadwalkan pada 4–5 Februari 2026.
Melalui kegiatan ini, seluruh tim akreditasi disatukan pemahamannya terkait standar ACQUIN, indikator penilaian, serta konsistensi data dan dokumen pendukung yang akan disampaikan kepada asesor. Selain itu, simulasi juga diarahkan untuk memastikan kesiapan teknis dan substansi, termasuk alur presentasi, kesiapan narasumber wawancara, serta pemahaman terhadap capaian pembelajaran, proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan dukungan sarana-prasarana.
Rangkaian simulasi asesmen lapangan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Kamis–Jumat (29–30 Januari 2026), meliputi sesi wawancara pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas, Koordinator Program Studi, Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa, dan Alumni, serta campus tour, dan pemberian umpan balik hasil simulasi.
Diharapkan melalui kegiatan simulasi ke-2 Site Visit ACQUIN ini, seluruh unsur di lingkungan UNY semakin siap, percaya diri, dan profesional dalam menghadapi asesor internasional, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas unit guna mewujudkan penjaminan mutu berkelanjutan bertaraf internasional.
