Email : ditpenjamu@uny.ac.id
Asesmen Lapangan S2 PJSD UNY Perkuat Komitmen Menuju Peningkatan Mutu Berkelanjutan

.
Yogyakarta – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Direktorat Penjaminan Mutu (DPM) melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Magister Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar (S2 PJSD) oleh asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada Jumat, 22-23 Mei 2026, pembukaan AL bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Rektorat UNY Lantai 2 Sayap Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan budaya mutu dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan UNY.
Asesmen lapangan tersebut menghadirkan dua asesor LAMDIK, yakni Prof. Dr. Advendi Kristiyandaru, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Surabaya dan Prof. Dr. Ilham Kamaruddin, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar.
Pelaksanaan asesmen turut dihadiri pimpinan universitas, fakultas, serta unsur penjaminan mutu dan pengelola program studi. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Rektor bidang akademik, Direktur Direktorat Penjaminan Mutu, pimpinan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), serta tim task force Program Studi S2 Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan dukungan penuh terhadap proses akreditasi dan pengembangan mutu akademik di UNY.
Program Studi S2 Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar saat ini dipimpin oleh Prof. Dr. Hari Yuliarto, S.Pd., M.Kes. dengan status akreditasi “Baik”. Berdasarkan data akademik tahun 2024/2025, program studi ini mencatat 33 lulusan dengan IPK rata-rata 3,87 dan rata-rata masa studi 1,28 tahun, serta didukung oleh 85 mahasiswa aktif. Capaian tersebut menunjukkan performa akademik yang baik dan efektivitas pengelolaan program studi.
Dari aspek sumber daya manusia, Program Studi S2 PJSD didukung oleh dosen tetap program studi (DTPS) dengan kualifikasi akademik yang kuat, terdiri atas sejumlah Guru Besar dan Lektor Kepala. Kekuatan ini menjadi modal penting dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam dokumen asesmen juga dipaparkan analisis SWOT Program Studi S2 PJSD. Program studi memiliki sejumlah kekuatan, antara lain fokus keilmuan yang spesifik pada pertumbuhan, perkembangan, kesehatan, dan literasi gerak anak sekolah dasar, tata kelola yang telah memenuhi prinsip kredibilitas dan akuntabilitas, tingginya animo mahasiswa, serta dukungan sarana, kurikulum terintegrasi, dan sistem pembelajaran berbasis teknologi. Di sisi lain, beberapa tantangan yang masih perlu diperkuat meliputi peningkatan internasionalisasi, kompetensi bahasa asing, publikasi ilmiah, dan optimalisasi pemanfaatan hasil evaluasi mutu.
Asesmen lapangan tidak sekadar menjadi proses penilaian akreditasi, melainkan momentum refleksi dan penguatan budaya mutu berkelanjutan di lingkungan program studi maupun universitas. Melalui asesmen ini, UNY berupaya memastikan bahwa tata kelola, layanan akademik, serta pelaksanaan tridarma terus berkembang sesuai standar nasional dan tuntutan global.
Dengan terlaksananya asesmen lapangan ini, UNY berharap Program Studi S2 Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar mampu memperoleh hasil akreditasi terbaik sekaligus memperkuat kontribusinya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, khususnya dalam pengembangan pendidikan jasmani sekolah dasar di Indonesia.
