Email : ditpenjamu@uny.ac.id
Tingkatkan Kompetensi Mengajar, Dosen ISI Yogyakarta Ikuti Pelatihan PEKERTI Kelas D Secara Daring di DPM UNY

.
(Yogyakarta, 18/01/2026) Sebanyak 20 dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Kelas D yang diselenggarakan secara daring, 18-23 Januari 2026. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memenuhi standar nasional dan mendukung proses sertifikasi dosen, sesuai KEPDIRJEN DIKTI Nomor 53/B/KPT/2025.
Kegiatan dibuka dengan sesi asinkronus melalui LMS Glacier.uny.ac.id pada 18 Januari, dilanjutkan dengan sesi sinkronus intensif via Zoom pada 19-22 Januari. Puncak pelatihan adalah simulasi mengajar pada 23 Januari, yang dilengkapi dengan penugasan selama satu minggu ke depan. Secara total, kegiatan ini memberikan beban 100 Jam Pelatihan (JP).
Materi yang diberikan komprehensif, mencakup 15 topik utama. Mulai dari 1. Pendahuluan Pendahuluan: PEKERTI untuk Dosen PT, 2. Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi, 3. Kurikulum Perguruan Tinggi, 4. Sertifikasi Dosen dan Pengembangan, 5. Keprofesional Berkelanjutan, 6. Teori Belajar dan Motivasi, 7. Model-model dan Metode Pembelajaran, 8. Pendidikan Orang Dewasa, 9. Media Pembelajaran, 10. Analisis Capaian Pembelajaran, 11. Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran, 12. Pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), 13. Keterampilan Dasar Membelajarkan, 14. Penyusunan Perangkat Pembelajaran, dan diakhiri dengan Simulasi Mengajar. Yang menjadi kekhasan pelatihan ini adalah pendekatan dan contoh-contoh yang disesuaikan dengan konteks kekhususan Seni dan Budaya, sehingga relevan langsung dengan praktik pembelajaran di lingkungan ISI Yogyakarta.
Dengan demikian, penyelenggaraan PEKERTI Kelas D tidak hanya bersifat normatif-pemenuhan, tetapi merupakan investasi strategis bagi penguatan kapasitas instruksional dosen seni. Output yang diharapkan adalah terciptanya pembelajaran yang lebih relevan, inovatif, dan bermutu tinggi, yang secara langsung berkontribusi pada pencapaian standar nasional pendidikan tinggi serta penguatan posisi ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni terdepan.
Melalui partisipasi aktif dari 20 dosen berbagai disiplin seni, pelatihan ini diharapkan dapat mengakselerasi peningkatan mutu pembelajaran di ISI Yogyakarta. Implementasi keterampilan yang diperoleh diharapkan berdampak langsung pada pengalaman belajar mahasiswa, serta memperkuat fondasi akademik institusi dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi yang unggul dan berkarakter.
Penulis: Sigit
Editor: Endah
